Saturday, October 01, 2011

A New Home.

Rumah kami hampir jadi. Itu sangat menghibur... Tidak disangka tinggal 1 bulan kami akan segera pindah, kami sangat exited. Setahun yang lalu, ketika kami sadar apartemen tidak lagi cukup untuk keluarga kecil kami, butuh keputusan yang sangat berat untuk pindah. Aku manusia praktis, jadi benar2 suka apartemen. Apalagi apartemen kami lokasinya Garden Pool, tinggal buka pintu taman dan nyemplung kolam.

Keputusan ini kami ambil dengan pertimbangan matang, dan kami menetapkan budged. Lalu urusan hunting dimulai. Aku masih ingat aku pergi ke beberapa perumahan didaerah Cengkareng, Kelapa Gading, Cakung (jaauuuhhh...!), Alam Sutera, BSD.. hingga kami benar2 menemukan Developer idaman. Fyi kami menabung beberapa property kecil-kecilan dan developernya sangat tidak menyenangkan (thanks untuk pengalaman pahit itu) sooo.... this is it!

Rumah itu sungguh diluar budged kami. Tapi apa yang aku inginkan, semua ada. Yaitu:
1. Rumah dengan taman samping
2. Kompleks kecil, dekat dengan pusat komersil tapi tidak satu kompleks (karena aku tidak mau anak2ku nongkrong di mall terus kalau satu kompleks).
3. Sirkulasi udara lancar! Aku tidak suka hawa pengap, itu membuat alergiku kambuh dan aku akan kembali pilek setiap hari.
4. Privacy & secure.

Hasilnya, kami langsung jatuh cinta ketika melihat lingkungannya. Tapi membayangkan harganya, kami bilang "Gak bakalan kebeli deh... mimpi..." Berhubung ada beberapa blok yang belum dibangun, jadi iseng2 kami ke kantor pemasaran untuk menanyakan harganya. Diluar dugaan, harganya tidak seseram yang kami bayangkan sehingga kami mulai berpikir bahwa ini bukan mustahil. Namun bagi kami, harga itu tetap saja mengerikan karena itu 2x budged kami. So kami berkesimpulan ini hanya trik marketing. Siapa yang mau beli coba... lagian kompleks ini tidak terlalu populer karena tidak ada sarana mall/pusat komersil hehehehe... (belagu) Padahal waktu itu ada 2 unit yang kami incar namun kami yakin akan susah terjual. 3 minggu berlalu, kami hunting proyek lain. Iseng2 telpon ke sales perumahan tersebut dan ternyata 2 unit rumah tersebut sudah laku!! Kaget mampus, tapi masih stay cool. Kami mulai hunting lagi. Aku berusaha untuk tidak terlalu banyak menuntut, walau AKU SUNGGUH CINTA KOMPLEKS INI DAN AKU HANYA MAU TINGGAL DISINI TAPI ITU HANYA MIMPI, TAU!!

Berhubung kompleks itu adalah komplek terbaik dari developer ini, maka kami downgrade. Kami ke Cengkareng dan menemukan rumah dari developer yang sama. Terus terang inipun sedikit diluar budged tapi daripada sampai kena 2x lipat ya sudahlah dijadiin saja. Tawar menawar boleh dongg... Tapi si pemilik rumah tidak mau menurunkan harganya. Siaaallll.... Rumah itu sangat rapi dan masih sangat baru karena pemiliknya hanya seorang ibu satu anak (dewasa) yang dua-duanya sering bepergian. Bayangkan, dapurnya saja masih kinclong! Dan itu benar-benar tipe rumah yang langsung masuk dan bawa koper saja! Karena pemilik belagu itu tidak mau menurunkan harga, akupun tidak berani. Cicilannya akan sangat berat, bahkan DP pun berat (karena rumah seken) huhuhu...

Lalu kami menemukan rumah lain di kompleks yang sama, seorang ibu baik hati yang ingin segera pindah. Harganya sangat bagus! Aku udah ngiler dan kupikir besok saja baru telpon dan jadiin. Mataku mulai memetakan bagian apa dijadiin apa, kamar dekornya gimana, anak2 tidur dimana, buat bengong2 dimana, furniture apa saja.. yang dibongkar apa, pake tukang apa, sore bisa kabur ke kolam... Dan besoknya ketika aku telpon, rumah itu BARU SEMALAM di DP!!! Beda harga dari yang aku tawar hanya 15jt rupiah saja!! HUUAAA..... BANJIRRRR....

Papa dan Mama sampai harus menelponku berkali-kali untuk menghibur hatiku dengan segala pepatah bijak yang membuatku semakin banjir. Hubby semakin tidak tega. Aku bengong hingga berhari-hari dan bangun dengan mata merah. Sial, kalau udah mau apa aku memang ngotot! Akhirnya hubby mengajakku pergi lagi ke RUMAH IDAMAN PERTAMA (yang 2xlipat budged huhuhu...). Ada beberapa blok yang akan dibuka belakangan. Kami berpikir tentang konsekwensi yang harus kami lakukan bila kami jadi membeli rumah itu. Kami juga berpikir positif mungkin inilah jalannya. Yang terbaik, diluar budged, yang benar-benar kami inginkan. Akhirnya kami memutuskan untuk membelinya dengan memberikan DP untuk blok yang belum dibuka tersebut. Karena rumah baru, maka cicilan lebih ringan. Uang muka lunak, dan juga mungkin sang Sales juga sudah tidak tega kali... dia merayu boss-nya untuk memberikan diskon khusus dan membebaskan beberapa biaya tambahan. Teman-teman juga sangat membantu untuk proses bank, thanks to you all! Hasilnya, inilah dia. Rumah yang dibeli dengan berdarah-darah (hiks).

Kompleks itu sangat elit. Ada beberapa pejabat teras atas yang kasusnya sedang hangat dan beberapa artis papan atas tinggal disini. Aku suka keheningan dan suara burung yang berkicauan di pagi hari. Berhubung rumah yang kami beli adalah blok terakhir, maka pemandangan dibelakangnya adalah sebuah gudang dengan lapangan hijau yang luar biasa. Kamu bisa melihat tambak ikan dan aliran sungai Cisadane mengalir tak jauh dari belakang rumah. Dimana kamu bisa menemukan pemandangan sefantastis ini?! Aku akan makin hobi bengong hahaha...

Kami bersyukur atas rumah2 yang tidak terbeli, termasuk rumah incaran kami pada blok depan. Itu viewnya 'pantat rumah hadap pantat rumah'. Aku sangat tidak suka view seperti itu. Tapi lihatlah view rumah kami... dibelakangnya benar-benar lapangan. Dan udaranya? Fantastis!! Oh my... Terima Kasih, Tuhan. Dia sungguh tahu apa yang aku inginkan, semua persis seperti apa yang aku impikan. Padahal aku tahu aku jauh dari layak untuk mendapatkannya tapi lihatlah... Tuhan sangat welas asih. Dia sangat BAIK HATI!

Akhir november, adalah hari impian kami. Hubby bilang kami akan segera pindah sehari setelah serah terima kunci hahahhahah.... Aku bilang aku tidak keberatan membantu tukang untuk mengerjakan apalah biar nih rumah cepet beres, paku2, ngecat, sikat atau aci dinding ahhahahah.... Dan kami sangat menikmati hunting furniture. Yang pasti, aku tidak perlu ribut dengan 'thinking spot' karena ada banyak ruang bengong disini hahaha... Aku hanya ingin sebuah Gua Maria dibelakang taman, 1 ruang untuk workshop www.angelinahair.com, 1 patung torso untuk memajang gaun pengantinku di dalam kamar (waktu married aku mendesain sendiri gaunku dan itu adalah hak milik) hihihi..., 1 lemari tinggi untuk memajang mermaid tail + koleksi gaun-gaun pengantin yang lain (+-5 gaun) daannn... umm, aku ingin bunga kamboja bali di depan dan belakang taman! Bunga itu sangat wangi...

Terus terang, rasanya masih seperti mimpi bahwa kami akan memiliki rumah. Kadang kami lupa bahwa 'kita punya rumah, gila!' atau 'kita udah mau pindah lohh...' rasanya masih seperti mimpi... Semoga, Tuhan memberkati semuanya berjalan dengan lancar. Amin.

0 komentar: