Wednesday, September 21, 2011

Urusan bajak membajak.

Bukan kebetulan aku punya urusan dengan bajak-bajakan, sebab jauh sebelum foto2 milik www.angelinahair.com dibajak seller lain, novel keduaku TO LOVE sudah lebih dulu dibajak penerbit Malaysia. Dan itu menyakitkan, sebab yang membuat peristiwa itu terjadi adalah teman suamiku sendiri. Dari dia, penerbit Malaysia yang tidak tahu diri itu membajak novel2ku. Covernya sama persis, hanya dimodifikasi sedikit. Aku tahu dari fans Malaysia yang mengirim email kepadaku. Aku ingat saat itu aku speechless. Dia memuji, tapi aku terbanting. Sejak kapan aku menerbitkan buku di Malaysia? Bukankah perjanjian waktu itu gagal? Dan itulah yang terjadi... novel itu dibajak, best seller dan.... can't do anything.

Rambut, adalah HOBIku.
Kamu boleh tertawa, aku memang suka tatto, pikiranku bebas dan liar, aku fleksibel dengan kemajuan jaman tapi aku cukup takut dosa. Karena itu sejak awal Angelina Hair berdiri, aku tidak ingin menggembat foto lain untuk aku aku2i sebagai model/produkku. Itu tidak sesuai dengan hati nuraniku dan sebagai desainer grafis... adalah hal yang memalukan untuk melakukan itu. Karena aku bisa melakukan hal yang lebih baik dari sekedar 'membajak/mencuri'.

Lalu aku mulai melakukan semuanya dari NOL. Semua produkku kufoto ulang. Kebetulan aku juga pengila fotografi dan komputer, jadi bagiku tidak masalah. Itu masih seni, kan. Aku memotret produk, mencari testimonial, menggunakan customerku yang cantik dan baik hati sebagai model... dan jerih payahku mulai membuahkan hasil. Karena aku percaya kejujuran selalu menjadi hal yang tidak terpatahkan.

Tapi mereka tidak mau mengerti. Aku sedih melihat foto-foto produk, modelku berkeliaran namun dengan brand lain. Bagaimana mungkin mereka bisa mengangkangi jerih payah orang lain dengan seenaknya?

Aku ingat dulu aku pernah menegur seller lain yang membajak 'TEKS PRODUK' Angelina Hair yang kubuat sendiri. I'm also a writer, remember? Dan yang terjadi adalah... galakan dia. Dia menodongku dengan pertanyaan "Apakah tulisanmu sudah kamu daftarkan sebagai hak cipta?!" tanyanya ketus. Aku mencoba berpikir dengan segala akal budi yang aku punya, PERLUKAH ITU?

Sejak saat itu aku mencoba mebaalkan hatiku.
Aku pergi mencari guruku yang aku tahu dia memegang beberapa merk bonafid di Indonesia. Dia mengatakan padaku untuk membiarkan itu semua. Sebab kesia-siaan itu akan menguras pikiranku sehingga aku tidak dapat melakukan hal penting lainnya. Kamu punya banyak potensi, tapi bukan untuk mengurus hal-hal yang tidak penting. Kata-kata itu sangat menghiburku dan sekarang kujadikan doa setiap kali aku melihat hal-hal yang menyakitkan.

Dia benar.
Aku tetap anti pembajakan, namun harus kuakui aku menonton DVD bajakan. Aku membeli beberapa DVD orignal hanya untuk film-film favorit seperti: Barney, Dora, Disney princess, Mermaid atau horror... hehehhe... (for me & my daughters). Teman-temanku rutin pelanggan tas LV bajakan yang aku tak mengerti istilahnya, sebab harga originalnya 50x lipat. Ya, kalau itu sih memang harus yang bajakan, kali... Aku berkata pada suamiku kalau aku lebih suka menabung untuk membeli tas original, tapi yang pasti itu bukan LV. Sebab aku tidak hobi 'tas cantik'. Aku seorang yang kasar dalam menggunakan barang. Tas 1-5juta cukup untukku, setidaknya itu tidak membebani/membuatku sakit hati ketika aku meletakkannya diatas lantai, membawanya ke pasar ikan atau menitipkan untuk ditenteng pembantuku kala aku menggendong puteri kecilku. Aku lebih suka tas besar dari bahan kanvas yang punya banyak kantong, kuat dan bisa kujejali barang-barang seperti kamera, handycam, sebuah buku tulis, pampers, beauty case hingga botol susu. Ya, seberat itulah tas yang aku tenteng setiap hari.

Tapi dibalik itu, aku royal dalam membelanjakan hobiku. Aku punya gaun pengantin hasil karyaku sendiri, dan aku juga membeli beberapa gaun pengantin untuk koleksi pribadi hanya untuk menyenangkan diriku. Lace wig? Itu barang yang harus ada dan harus aku lihat sebelum aku tidur!! Aku senang membuka lemari, dapat memandang, mengelus dan menimang-nimang gaun/Lace Wig itu (aneh kan?!). Aku juga berencana membeli Mermaid Tail untuk kupakai disesi pemotretan dan berenang. Sialnya originalnya 2600$. Jika termasuk dorsal fin, side fin, ongkos kirim + PPN kuprediksi menyentuh 3000$. Ada yang lebih murah, include ini itu hampir 1000$ tapi kurasa aku akan menggunakannya dengan setengah hati karena mata 'mahal'ku telanjur jatuh cinta pada produk silicon itu. (sial yaa...)

Aku mencoba mencari teman-teman dan para senior di perfiliman yang terbiasa menangani special effect, mungkin mereka bisa membuat produk yang sama. Mereka bisa, tapi bahannya tidak ada. Aarrgghhh.... jelek kan sifatku... aku ngotot sekali! Aku ingat aku pernah menertawakan sahabatku yang membeli tas LV seharga 45juta, jika dia tahu hal ini... dia pasti akan menertawakanku hingga sakit perut...ck..ck... Seandainya mermaid tail ada produk bajakan, aku pasti beli yang bajakan... dan (menabung untuk) originalnya hehehhe...

0 komentar: